Assalamu'alaikum!!!
Sebulan nih yaa gue tidak posting di 'dunia'ku ini huhuhu sebulan kemarin sedang sibuk Ujian Akhir Semester 4, Sarasehan 2011 bersama @Paskib78, dan lain sebagainya. Oiya! Pada baca judul di atas kan? Pasti baca dong yaa kecuali sudah tak bisa melihat *kan bisa melihat menggunakan hati-_-*
Oke daripada gue semakin menjayus, kita masuk ke topik utama pada malam ini. Malam ini gue akan membahas salah satu pertandingan Bulutangkis terbesar di Indonesia dan yang paling ditunggu-tunggu oleh pecinta Bulutangkis di Indonesia, yaitu Indonesia Open Premier SuperSeries 2011.
 |
| Maskot DIO |
 |
| Gelang Indonesia Open |
1st Question: Kok namanya sekarang ada 'Premier'-nya?
"Karena pada tahun 2010, pihak BWF telah mengeluarkan kebijakan terbaru yaitu menaikkan tingkat pertandingan SuperSeries ke jenjang yang lebih tinggi lagi, yaitu Premier SuperSeries. Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk menaikkan gengsi pertandingan Bulutangkis Dunia dan tentu saja untuk membuat Bulutangkis semakin menarik di mata dunia. Tapi tunggu dulu, tidak semua pertandingan SuperSeries dinaikkan tingkatnya menjadi Premier SuperSeries, hanya beberapa negara yang BWF anggap layak dan salah satunya adalah Indonesia :)"
2nd Question: Berarti hadiahnya lebih besar dari tahun kemarin dong?
"Oh jelas dong! Tahun 2010 jumlah hadiahnya mencapai U$250.000, sedangkan tahun 2011 mencapai US$600.000! Bisa dilihat ya kenaikan hadiahnya mencapai US$350.000 dan pastinya pihak panitia sangat berharap agar pertandingan ini dapat menarik minat masyarakat Indonesia untuk menonton langsung di Istora Senayan."
3rd Question: Kalo hadiahnya naik, harga tiketnya ikutan naik juga nggak?
"Pastinya! Pada hari ke-1 (Qualification Round) sampai hari ke-5 (Semifinal), harga tiket selalu bertambah, namun harga tiket saat hari ke-6 (Final) sama dengan harga tiket hari ke-5. Kisaran harga tiketnya adalah Rp. 5.000,- sampai Rp. 200.000,-
4th Question: Diadainnya dari kapan sampe kapan?
"Diadainnya mulai tanggal 21 Juni 2011-26 Juni 2011. Udah telat dong ya gue bahas ini sekarang? Tidak apa-apa yaa hanya sekedar flash back saja kok :-)"
5th Question: Apa sih bedanya nonton di rumah dan nonton langsung di Istora?
"Jelas beda dong! Kalo di rumah kan tidak bebas teriak-teriak untuk mendukung pemain yang sedang bertanding, sedangkan kalau menonton langsung di Istora bisa bebas berteriak mendukung pemain yang sedang bertanding, bahkan kalau perlu kalian keluarkan suara kalian sampai oktaf tertinggi untuk mendukung *pengalaman pribadi*. Selain itu, kalau menonton langsung di Istora bisa bertemu langsung dengan para Atlet Bulutangkis Dunia, bisa berfoto bersama, meminta tanda tangan, tapi lihat-lihat situasi & kondisi yaa!"
Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang biasanya teman-teman saya tanyakan tentang Indonesia Open Premier SuperSeries 2011. Bagi yang penasaran, mari lihat foto-foto dibawah ini!
 |
| Ini loh tiket dari hari ke-1 sampai hari ke-6!!! |
 |
| Pas masuk, kita dipasangin gelang & tidak boleh dilepas sampai pulang dari Istora. |
|
|
 |
| With Yu Yang. She's nice :) |
 |
| With Wang Xiaoli. Ternyata lebih tinggi dari yang diperkirakan :D |
 |
| Suasana saat atlet sedang mencoba lapangan di Istora |
 |
| With Kak Nova&Kak Butet, walaupun hanya gambar :-) |
|
|
 |
| "Bersama" mantan atlet nasional, Eddy Hartono |
 |
| Ryan & Angga di babak kedua |
 |
| Taufik Hidayat meluapkan kegembiraan setelah meraih poin |
 |
| Anneke Feinya & Nitya Krishinda |
 |
| Butet memberikan arahan kepada Owi |
 |
| Maria Febe Kusumastuti bersiap melakukan servis |
 |
| Ahsan setelah melakukan servis pendek | | |
 |
| Firdasari setelah mendapatkan poin |
 |
| Zhao Yunlei sedang mendapat perawatan pada pergelangan kakinya |
 |
| Ini nih Ryan&Angga saat di Babak Penyisihan |
|
 |
| Lee Yong Dae & Ha Jung Eun |
 |
| Fran Kurniawan & Pia Zebadiah Bernadeth |
 |
| Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir |
Para pemain Dunia menyatakan senang bermain di Indonesia. Mereka mengatakan bahwa para penonton di Indonesia sangat antusias dan bersemangat, bahkan ada yang mengatakan bahwa Indonesia adalah 'Home of Badminton'. Namun, ada juga pemain yang mengatakan bahwa dukungan penonton Indonesia di lapangan terlalu riuh sehingga menyebabkan dia tidak konsentrasi dan kalah.
Setelah Indonesia Open Premier SuperSeries 2011 selesai diadakan, pihak
BWF menyatakan bahwa suasana seperti di Indonesialah yang diinginkan
oleh BWF dan Indonesia Open Premier SuperSeries 2011 dinobatkan sebagai
pertandingan termegah ke-2 setelah All England. Pihak BWF berharap agar
negara-negara penyelenggara SuperSeries lainnya dapat mengikuti konsep
yang dibuat oleh panitia Indonesia Open SuperSeries Premier 2011 atau
bahkan lebih bagus.
Demikianlah sedikit informasi tentang Indonesia Open SuperSeries Premier 2011, semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca.
Sekian,
Wassalam :)
0 komentar:
Post a Comment